Rabu, 10 Juli 2019

"GaMBLang" Cara Membentuk Pemimpin Gemilang

Juli 10, 2019 0
  
Kreasi dari tangan Pemimpin Gemilang
   Assalamu'alaikum gaes gimana kabarnya nih?. Semoga selalu dimudahkan langkahnya dalam segala hal ya gaes. amiin. Oh ya gaes maaf nih baru update lagi hehe. Sudah lama blog kesayangan ku bersarang gaes hehe. Oh ya gaes alasan ku jarang update lagi ya karena memang focus skripsweet nih gaes. Alhamdulillah skripsweet sebentar lagi selesai gaes, hanya saja bimbingannya yang masih menunggu kepastian bapak pembimbing tercinta hehe. Malam hari yang ramai ditemani lagu dangdut paling enak kita berbagi dulu nih gaes hehe. Kesempatan kali ini aku ingin berbagi bagaimana sih cara mudah membentuk pemimpin ?. Ayoo ada yang tau apa itu pemimpin?. Apakah pemimpin itu ibarat pohon dengan tangkainya? atau bunga yang dapat mekar di sore hari?. Yups pemimpin lebih dari itu gaes. Kalau menurutku sendiri pemimpin adalah orang yang bisa memberi teladan yang baik dengan GaMBlang atau jelas kepada orang yang dipimpin gaes, hehe*alaah ngomong opo toh.. hehe
   
Inovasi SELINGKUH : Selamatkan Lingkungan dari SampaH
   Aku belajar kepemimpinan dari mulai ku menginjak kaki di Madrasah Aliyah Alhikmah 2, dimana pada saat itu aku diberi amanah untuk mengawal pasukan EDS atau English Department Student. Kalimat yang paling aku kenang dan resapi saat ini adalah ketika brother Agung selaku kakak kelas memberi arahan bahwa setiap diri kita adalah pemimpin, maka dari itu ketika kita ingin menjadi pemimpin yang baik, kita dapat mempraktekkannya terlebih dahulu lalu mengajak teman-teman kemudian. Seperti halnya contoh kecilnya ketika kita mengajak untuk piket atau bersih-bersih kamar, ya kita nyapu dulu, sembari nyapu kita bisa mengajak teman-teman kita. Pak Haryadi dalam acara "Bumi Cantik tanpa Plastik" pun pernah berkata 1 teladan lebih baik daripada 1000 nasihat. Oleh karena itu terkadang memberi teladan lebih sulit ketimbang memberi 1000 nasihat.
Inovasi Gerik atau Gelas Piring Unik
   Belajar kepemimpinan tidak akan pernah berakhir, karena masalah di dunia ini sangatlah kompleks. Setiap masalah hendaklah kita diskusikan dengan baik untuk mencari solusinya. Salah satu cara dalam menghadapi masalah yakni dengan "Motivational Approach" atau pendekatan yang saling memotivasi satu sama lain. Contoh kecilnya saja ku belajar banyak dari tim berlin, dimana ketika setiap ada masalah kita selalu mengadakan kopdar atau kopi darat, dimana kopdar ini berharap masalah diselesaikan dengan kepala dingin dan akan memberikan solusi atau inovasi yang berkelanjutan. Lalu apa sih manfaat dari kopdar ini?. Kopdar dapat bermanfaat untuk menyatukan hati dan pikiran agar nantinya berujung dengan kekompakan.
Alhamdulillah Juara 2 Lomba Bersih-Bersih Sungai Nasional yang diraih oleh kader muda Berlin 
   Kopdar selalu memberikan warna baru dari setiap diskusi, adakalanya keluhan, cacian, gertakan, luapan perasaan dan lain-lain. Kopdar ini memang cara efektif dalam menghadapi masalah dimana terdapat poin-poin penting yang dapat dirangkum dengan satu kata yakni "GaMBLang", dimana setiap masalah dapat diselesaikan bertahap melalui setiap perasaan manusia, dimana hasilnya akan menentukan solusi yang jelas dalam setiap persoalan. Penasaran apa itu GamBLang"?. Yuk langsung saja check it out gaes hehehe.
KOPDAR atau Kopi Darat sarana diskusi berlin

1. Ga = Gandeng
Mobil truk aja Gandengan, masa kamu ga? hahaha. Maksudnya lebih dari itu gaes, Setiap masalah memang akan merenggangkan tali persaudaraan. Namun dengan rasa saling mengGandeng, maka kelompok tersebut lambat laun akan kembali bersatu dengan tujuan yang baik yakni dapat memberikan manfaat untuk kemaslahatan umat dengan dilandasi ruh keikhlasan dari setiap individu.
Alhamdulillah menjadi salah satu inovasi Jabar Juara
2. M = MAU
Ketika ruh tersebut sudah saling terkait, maka akan timbullah kemauan untuk menjadi lebih baik. Gus Miftah pernah berkata setiap orang baik punya masa lalu dan orang belum baik punya masa depan. Oleh karena itu setiap orang memiliki kesempatan yang sama yakni menjadi orang yang lebih baik gaes. 
Kami belum baik, tapi kami berusaha untuk menjadi lebih baik

3. B = Bimbing
Kemauan akan berkembang ketika selalu dibimbing dengan lahir dan batin yang kuat. Aku belajar dari tim berlin bahwa bimbingan lahiriyah saja belum cukup, oleh karena itu kita bareng-bareng belajar sholat secara jama'ah dan sholawat yang dipancarkan ke seluruh alam. Karena seperti yang pernah dikatakan oleh mang Owi bahwa batin pun harus selalu dipompa agar semangat hidup bukan sekedar hidup, dimana hidup itu sebenarnya bukan tempat tinggal tapi hidup adalah tempat kita meninggal. 
FKB : Forum Kajian Berlin, dimana kami belajar Ta'lim Muta'alim

4. Lang = Lalu KembAngkan
   Pemimpin yang baik adalah yang selalu memiliki inovasi dan kreasi, dimana inovasi menurut Bill Gates sang pemilik perusahaan besar Microsoft berkata Inovasi membedakan antara pemimpin dan pengikut. Oleh karenanya inovasi harus tetap berjalan seiring dengan perkembangan zaman. Semenjak aku bergabung di tim berlin, banyak inspirasi yang aku dapatkan dan kita diskusikan sehingga menghasilkan inovasi yang dapat bermanfaat bagi kemaslahatan umat. 

   Alhamdulillah kami sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Sekali lagi kami ucapkan beribu-ribu terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kami terutama para Pembina kami. Semoga apa yang kita cita-citakan dapat tercapai yakni menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama dan bangsa amiin. Karena Vince Lombardi mengatakan "Leaders are made, they are not born" atau bisa kita artikan "Pemimpin adalah seseorang yang terbentuk dari giatnya usaha yang ingin dicapai bukan seseorang yang sudah dilahirkan sejak kecil". Semoga bermanfaat dan berkah amiin. Sampai jumpa gaes di postingan berikutnya hehe.

Selasa, 16 April 2019

Goyang "SAPU" Cegah Serangan Fajar Saat Pemilu

April 16, 2019 0
Assalamu'alaikum guys, gimana kabarnya nih? Semoga selalu dalam kondisi yang sehat dan semangat ya hehe. Alhamdulillah aku sedang mendapatkan sedikit masalah namun aku percaya aku dapat menghadapinya, karena ku yakin bahwa Allah tidak akan memberikan kesulitan diluar batas kemampuan hambanya. Mohon maaf gaes sudah lama belum corat-coret lagi nih. Alhamdulillah hari ini dapat kesempatan untuk bisa berbagi lagi. Ditemani dengan rintik hujan dan lagu Bruno mars paling enak kita berbagi dulu nih. Yups kali ini aku ingin berbagi tentang apa itu politik uang. Dalam kondisi pemilu kali ini banyak sekali kejadian-kejadian yang merusak jalannya pemilu. Salah satu hal yang menciderai pemilu yakni adanya praktik politik uang. Lantas apa itu politik uang?

Sebenarnya kita sudah mengenal apa itu politik uang, namun terkadang kita sebagai manusia lupa akan bahaya dari politik uang itu sendiri. Politik uang juga sering disebut dengan Serangan Fajar, dimana para politisi memanfaatkan waktu tertentu untuk mencari suara di pemilu secara instan yakni dengan membeli suara dari para peserta pemilu. Kira-kira apa sih sebenarnya politik uang itu sendiri?. Apakah uang-uang yang dihamburkan untuk masyarakat? atau uang-uang yang diberikan untuk dimanfaatkan kembali?. Yups jadi istilah politik uang menggambarkan praktik distribusi uang tunai maupun (barang) dari kandidat kepada pemilih disaat pemilu. Ohh ya gaes sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 mengenai politik uang loh. Jadi bagi pemberi dan penerima akan diberi sangsi berupa denda maksimal 36 juta dan kurungan penjara maksimal 3 tahun yang sudah tercantum di Pasal 515 Undang-Undang No 7 Tahun 2017.

Lalu bagaimana keberlangsungan Undang-Undang tersebut? Apakah sudah efektif? Menurut ku aturan yang sudah tercantum di Pasal 515 masih banyak celah dan belum efektif. Mengapa? Karena masyarakat masih belum sadar akan bahayanya politik uang. Ketika kita mendapatkan uang tersebut maka suara kita sangatlah murahan dalam artian jika kita menerima uang 50.000 dan kita hitung kepemimpinannya itu akan berlangsung 5 tahun maka 50.000 dibagi 5 tahun dan suara kita hanya dihargai kurang lebih Rp 55 perak. Maka dari itu kita harus menolak politik uang untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas. Karena jalan pemimpin bukan jalan yang mudah, Memimpin adalah jalan yang menderita. Maka setiap pemimpin harus berani untuk menolak politik uang untuk indonesia lebih baik. Biasanya juga gaes, ketika pemimpin itu berani bermain politik uang maka yang dipikirkan bagaimana uang itu dapat kembali dan menghalalkan segala cara termasuk praktik korupsi.

Lalu bagaimana cara menolak politik uang? Yups alhamdulillah dengan adanya kerjasama Bawaslu DIY dan UMY untuk membentuk Desa Anti Politik Uang di 18 desa yang tersebar di wilayah Bantul, Sleman, Kulon Progo dan Gunung Kidul. Desa APU atau Anti Politik Uang merupakan gerakan yang mengajak masyarakat untuk sadar akan bahayanya politik uang. Alhamdulillah kami telah membuat goyangan seru dalam mensosialisasikan Desa APU yang kami beri nama Goyang SAPU. Karena kami menyadari bahwa ketika kita dapat mensosialisasikannya dengan bergoyang maka masyarakat pun akan senang dan gembira untuk menolak politik uang. Ingin tau bagaimana goyangannya? Yuk simak video di channel youtube aku ya gaes.. Selamat menyaksikan, semoga kita dapat menebarkan goyangan ini dan menerapkannya ke seluruh masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang berkualitas. Karena Duite setitik, Ora Bakal Gawe Apik atau Uangnya Sedikit, Ga Bakal Bikin Baik. Semoga bermanfaat dan berkah amiin.

Rabu, 13 Maret 2019

Yuk Belajar Bahasa Asing Gratis di Flee!

Maret 13, 2019 3
  
   
Assalamu'alaikum gaes, gimana kabarnya nih? Semoga selalu sehat dan semangat. Hari rabu biasanya diisi dengan merindu namun jika kita selalu merindu, apakah akan bisa membuat kita lebih maju? Hmm mungkin saja bisa begitu gaes hehehe. Diiringi dengan lagu-lagu inggris dan dangdut membuat aku ingin berbagi dan merajut. Sebelumnya aku telah mencoba berbagi tentang Resolusiku di Tahun 2019. Untuk lebih lengkapnya silahkan bisa klik disini. Berbicara tentang resolusiku yang sudah aku tulis di blog kesayanganku ini. Salah satunya ialah FLEE. Apa itu FLEE? Apakah sebotol air yang dicampur nutrisari? Hmm bukan itu gaes hehehe.

Tepat tadi malam aku berbincang dengan salah satu adik kelasku yang dulunya kami tinggal bersama di suatu asrama nan indah yakni UNIRES atau University Residence. Ternyata gaes mereka sudah menjadi founder atau perintis bisnis kaos yang mereka beri nama dengan "Archipelago. Banyak kaos keren disitu loh gaes, jangan khawatir harganya juga sangat terjangaku untuk kalangan mahasiswa. Langsung saja gaes cek instagramnya di arch.catalog. Aku sangat senang sekali mereka memiliki jiwa bisnis yang kuat dan selalu ingin mencoba hal-hal baru. Hal ini memotivasi diriku agar tidak mudah menyerah akan keadaan. Ohh ya sampai lupa apa itu Flee gaes? Hehehe
Banyak kaos keren dan kece disini gaes
Flee adalah singkatan dari Free Language Education Empowerment atau Pemberdayaan Pendidikan Bahasa Gratis. Flee merupakan program yang terinspirasi dari salah satu program unires yakni U-FEEM atau Unires Free English Education Movement, dimana U-FEEM memiliki salah satu panti asuhan binaan yang disitu kita belajar bersama Bahasa Inggris secara gratis. Saat ini banyak sekali kursus bahasa asing yang dibanderol dengan harga yang fantastis. Bahkan, terkadang tidak sedikit dari kalangan menengah ke bawah tidak dapat mengenyam pendidikan bahasa asing. Oleh karenanya sering sekali terjadi kesenjangan sosial. Kami mencoba untuk membuat wadah agar mahasiswa dapat menularkan kemampuan bahasa asing mereka melalui belajar bersama dengan adek-adek SMP-SMA di salah satu panti asuhan.

Oh ya gaes konsep dari FLEE ini adalah SIAP, dimana SIAP adalah Simpel, Amalkan dan Praktekkan. Dalam proses belajar bersama akan ada lebih banyak permainan dan percakapan gaes. Mengapa demikian? Karena hal utama dari belajar bahasa asing adalah dapat digunakan dalam keseharian. Oleh karena itu hal ini yang ditekankan adalah percakapan sehari-hari agar kosakata yang kita sudah diskusikan dapat dipraktekkan dalam keseharian kita. Oh ya FLEE juga insyaallah akan dikembangkan ke dalam beberapa bahasa asing seperti halnya Bahasa Inggris, Mandarin dan Jepang. Kami berharap dalam belajar bersama dapat memunculkan generasi muda Indonesia yang melek bahasa asing amiin.

Hmm pasti sudah mulai bertanya-tanya nih, gimana sih cara bergabung di FLEE? Yuk langsung saja kirim CV atau riwayat hidup teman-teman ke nomer berikut 082140932510 (Syauqi). Mari kita saling bergandeng tangan untuk dapat mewujudkan Indonesia melek bahasa asing agar dapat menguasai dunia. Oleh karenanya moto kami adalah "Conquer the world through your word" atau Kuasai dunia melalui kata-kata. Semoga dapat bermanfaat dan berkah amiin.


Kamis, 28 Februari 2019

“GERIK” Langkah Tepat Kurangi Sampah Plastik

Februari 28, 2019 1
          
                Assalamu’alaikum gaes, gimana kabarnya nih? Semoga selalu dalam keadaan baik dan selalu semangat gaes. Alhamdulillah aku dalam keadaan sehat gaes. Sore hari diisi dengan bermain tenis meja dengan temanku membuat badan agak terasa letih, namun aku ingin sekali berbagi pengalaman lewat tulisanku lagi. Maaf sudah 1 bulan aku jarang aktif lagi di blog karena harus sering kopdar kesana kesini untuk berbincang bersama teman-teman mengenai masalah lingkungan yang ada di desaku. Alhamdulillah sekarang sudah mulai selow atau santai karena satu demi satu acara telah usai dan kami harus memikirkan langkah kedepannya agar tercipta sistem yang berkelanjutan. Oh ya gaes, pada tahun ini alhamdulillah kami memiliki satu program tambahan yakni GERIK. Apa itu gerik? Apakah sejenis gorengan hangat yang baru saja matang? Atau sejenis cilok yang harus dicolok? Hehe. Yup Gerik itu singkatan dari Gelas Piring Unik gaes.
                Salah satu cara mengurangi sampah plastik adalah dengan membawa tempat yang dapat dipakai berkali-kali. Dulunya gerik ini bernama boni atau botol unik namun setelah kami berdiskusi dengan guru-guru, penjual dan siswa-siswi disana, banyak dari mereka ternyata mengeluh akan harga botol yang kurang bersahabat dan masih ada sampah plastik yang biasanya dipakai untuk membeli makanan seperti gorengan, cilok dll. Akhirnya diputuskan untuk mengganti botol dengan gelas dan menambahkan piring untuk menggantikan sterofoan dan dibawa setiap hari oleh siswa-siswi Nurul Huda Japura Lor. Lalu apa sih singkatan yang bagus untuk gelas dan piring ini?. Alhamdulillah kami telah memutuskan untuk diberi nama gerik atau gelas piring unik hehe.
                Oh ya bagaimana sih cara menjalankan program ini ?. Caranya sangat mudah gaes. Kita harus ajak penjual dan guru-guru agar dapat menerapkan program ini gaes. Oh ya gaes dari program gerik juga dapat memakmurkan penjual loh. Kok bisa? Setelah kami hitung-hitung bersama guru-guru dan penjual disini penjual diuntungkan 7000 per 140 kali pembelian. Karena pedagang tidak perlu lagi menyediakan plastik, sedotan dan sterofoam. Dari keuntungan tersebut kami mengajak pedagang agar dapat beramal untuk memberikan hadiah kepada siswa-siswi yang membawa dan memakai gerik dengan cara memberikan es dan makanan gratis setiap 20 kali pembelian. Ingin tahu lebih lanjut bagaimana caranya agar dapat memberikan kenyamanan bagi semua pihak yang ada di sekolah? Yuk cekidot gaes..
1. Bintang Semangat
                Apakah teman-teman pernah merasa sangat minimnya apresiasi bagi orang yang peduli lingkungan?. Yup kami pun sangat merasakan hal tersebut. Sudah banyak sekali aturan dan sangsi yang pemerintah terapkan, namun apakah ada apresiasi untuk orang yang peduli lingkungan? Yup kita kadang jarang sekali menemukan hal tersebut. Maka disini tim berlin mengajak adik-adik untuk membawa gerik dan ketika mereka membawanya maka mereka akan mendapatkan bintang semangat lalu dapat ditukarkan ke pedagang yang sudah diajak kerjasama.
2. HATIKU
                Apa itu hatiku?. HATIKU adalah Hari Kreativitas Ku. Disini kami akan mengajak adik-adik untuk mendaur ulang sampah menjadi barang-barang yang dapat berguna bagi lingkungan seperti adanya aksesoris kelas, eco brick, dan lain-lain. Kami mencoba untuk mengadakannya seminggu sekali agar adanya terus silaturahmi antara tim berlin, guru-guru, pedagang dan siswa-siswi. Kami sangat berharap dengan adanya HATIKU per minggu dapat meningkatkan kreativitas anak-anak dan meningkatkan kesadaran untuk selalu menjaga lingkungan sekitar.
                Jadi hanya ada 2 cara ya gaes yakni, Bintang Semangat dan HATIKU. Semoga program gerik dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya agar dapat mengurangi sampah plastik. Karena untuk mengurangi sampah itu harus bergerak dengan hati dan saling mengapresiasi agar dapat menciptakan lingkungan yang indah dan asri.

               

Senin, 28 Januari 2019

Rumah Cinta

Januari 28, 2019 0
Rumah Cintaku
Melihat barisan kayu berbalok
Menanami pohon dengan sejajar
Tepian rumahku sungguh elok
karena indahnya sang fajar

Ibu memainkan nada suling
Meniupkannya dengan mesra
Allah titipkan aku berdering
Menggetarkan rumah sahaja

Ohh rumah cinta...
Suatu gubuk penuh makna
Dikemas dengan butiran cinta
Mengukir setiap tetesan tinta

Ohh rumah cinta..
Terkadang diri ini lalai tuk kembali
Menerjang rintihan hati dan intuisi
Melepas semua titipan rasa kasih

Namun sadarkah kita?
Setiap balok memiliki teka-teki
Tersusun hingga setiap sisi
Ketika datang masalah hati
Rumah cintalah sandaran diri

Namun apa itu sandaran diri?
Meminum secangkir es kelapa
Jangan lupa ambillah sarinya
Rumah cinta itu ibarat keluarga
Mengobati disetiap retakan lara..

Cirebon, 27 Januari 2019

Sajak Rumah

Sabtu, 26 Januari 2019

Buah Tomat Memaknai Cinta Melawan Rahasia

Januari 26, 2019 0

Hijau daun meneteskan embun
Udara pagi mengarungi naluri
Kenangan sudah menjadi daun
Terjatuh atau akan tetap berdiri

                Saat rasa sudah saling bertemu
                Saat duka mulai merasakan pilu
                Cinta sudah mulai meramu
                Meracik rasa rindu dan sembilu

Masih ingatkah akan makna setia…
Ketika saling mengalirkan rasa
Mengungkap kerasnya rahasia
Meneteskan butiran air mata

Lidah pun mulai berkata..
Sudah ada rasa yang datang
Mengubahnya menjadi cinta
Seperti indahnya batu karang

Daun yang terjatuh di halaman
Menyerap ke dalam akar tumbuhan
Saat itu hanya ada dua pilihan
Melawan atau mengikhlaskan

                Batang daun yang mulai terlipat
                Tumbuh di atas indahnya teras
                Menjaga hati seorang sahabat
                Memaknai indahnya kata Ikhlas

Telah tumbuh buah tomat
Tersusun halnya barisan lirik
Bila jodoh sudah saling tersemat
Allah pasti berikan yang terbaik

Cirebon, Sabtu 26 Januari 2019

Interpretasi lagu Yura Yunita ft. Glenn Fredly - Cinta dan Rahasia

Rabu, 23 Januari 2019

Topengmu Cerminanku

Januari 23, 2019 1


Kopdar tim berlin sebagai sarana memahami topeng
           Assalamu’alaikum sobat. Alhamdulillah pagi hari yang indah ini kita masih diberi kesempatan untuk dapat beraktifitas dengan baik. Kopdar atau kopi darat tadi malam masih sangat terasa hingga sekarang sob. Kami mencoba untuk curhat dari hati ke hati untuk merefleksi diri. Yup kopdar adalah cara kami dalam mengarungi kerasnya batu karang*hmm maaf agak sedikit lebay hehehe. Baik sob berbicara tentang budaya Cirebon, aku sangat terinspirasi dari salah satu tarian tradisionalnya, yakni Tari Topeng.

            Menurutku, tari topeng bukan hanya sekedar tarian biasa, namun memiliki makna yang dalam sehingga kita harus menyelaminya sob*hmm tapi jangan sampai tenggelam dari kenyataan ya sob hehe. Temanku pernah berkata bahwa dalam mengarungi hidup itu setidaknya kita harus dapat melakukan sesuatu pada tempatnya. Jadi tidak hanya buang sampah saja yang harus pada tempatnya sob hehehe. Seperti halnya ketika kita memiliki masalah sob. Terkadang kita hanya fokus kepada masalah tersebut namun kita terkadang lupa akan banyaknya perantara dalam menyelesaikan masalah tersebut. Jadi sob, hal yang penting yang bisa dilakukan adalah bagaimana kita dapat mengenal topeng dari setiap masalah tersebut.

            Tari topeng memiliki sejarah yang luar biasa. Pada saat itu tari topeng menjadi alat diplomasi. Lalu apa sih makna dari diplomasi itu sendiri? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diplomasi adalah kecakapan menggunakan pilihan kata yang tepat bagi keuntungan pihak yang bersangkutan (dalam perundingan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan sebagainya. Jadi sob, pada saat itu diplomasi yang digunakan adalah diplomasi budaya. Tari topeng diciptakan oleh sultan Cirebon yang cukup terkenal, yaitu Sunan Gunung Jati. Beliau menggunakan alat diplomasi budaya melalu tari topeng. Bagaimana caranya?. Ketika Sunan Gunung Jati berkuasa di Cirebon, terjadilah serangan oleh Pangeran Welang dari Karawang. Pangeran ini sangat sakti karena memiliki pedang yang diberi nama Curug Sewu.

            Sunan Gunung Jati pun tidak dapat menandingi kesaktiannya. Oleh karenanya beliau mencoba untuk menggunakan diplomasi kesenian dengan cara membentuk kelompok tari, dengan Nyi Mas Gandasari sebagai penarinya. Setelah kesenian itu terkenal akhirnya Pangeran Welang jatuh cinta pada penari itu, dan menyerahkan pedang Curug Sewu itu sebagai pertanda cintanya. Bersamaan dengan penyerahan pedang itulah, akhirnya Pangeran Welang kehilangan kesaktiannya dan kemudian menyerah pada Sunan Gunung Jati. Pangeran itu pun berjanji akan menjadi pengikut setia Sunan Gunung Jati yang ditandai dengan bergantinya nama Pangeran Welang menjadi Pangeran Graksan. Seiring dengan berjalannya waktu, tarian ini pun lebih dikenal dengan nama Tari Topeng dan masih berkembang sampai sekarang.

            Ketika aku mendengar tari topeng sudah mulai mendunia yang sudah mulai dipentaskan di Australia. Oleh karenanya sob, Indonesia memiliki keindahan seni dan budaya yang luar biasa dan setiap gerakannya memiliki makna sendiri. Begitu halnya dengan tari topeng sob, tarian ini memiliki topeng yang berbeda-beda dan setiap topeng memiliki makna. Jadi penasaran kan apa saja sih jenis topengnya?. Yuk simak penjelasan berikut ini sob.

a) Topeng Panji = Sosok manusia yang baru lahir, penuh dengan kesucian, gerakannya halus dan lembut.

b) Topeng Samba = Menggambarkan fase ketika manusia mulai memasuki dunia kanak-kanak, digambarkan dengan gerakan yang luwes, lincah dan lucu.

c) Topeng Rumyang = Gambaran dari fase kehidupan remaja pada masa akhir balig.

d) Topeng Tumenggung = Gambaran dari kedewasaan seorang manusia, penuh dengan kebijaksanaan layaknya sosok prajurit yang tegas, penuh dedikasi dan loyalitas seperti pahlawan.

e) Topeng Kelana/Rahwana = Visualisasi dari watak manusia yang serakah.    
Berikut gambarannya sob..
     Ayoo kita sudah termasuk ke dalam fase yang mana nih sob? Hehehe. Kalau aku sendiri sudah masuk ke dalam fase Topeng Tumenggung, dimana sudah mulai mengerti makna jati diri hehehe. Oh ya sob, aku punya sedikit cerita yang mungkin dapat diambil hikmahnya dari belajar macam-macam topeng pada tari topeng.

            Cerita ini berawal dari keberangkatan ke Negeri Tirai Bambu atau China bersama teman-temanku. Aku termotivasi dengan perintah Rasulullah SAW, yakni tuntutlah ilmu sampai negeri China hehehe. Kami menemukan kerikil-kerikil tajam dalam setiap langkah kami. Salah satu kerikil tajam itu adalah adanya kasus yang menyangkut tentang adab manusia. Sebut saja dia Mister X. Aku yang diamanati sebagai ketua dalam pasukanku merasa bingung akan masalah yang ku hadapai ini karena aku harus mencari bukti-bukti yang jelas tentang permasalahan ini.

            “Kalau dia terbukti merugikan orang banyak, maka dia akan kami pulangkan tetapi jika dia tidak terbukti, maka kalian ber-empat kami pulangkan” ucap dosen kami saat menghubungiku lewat Whatsapp. Pada saat itu tanganku bergetar dan rasa takut ini mengalir deras ke dalam tubuhku. Lalu ku mencoba untuk mengajaknya berdiskusi dari hati ke hati tentang permasalahan ini. Sayangnya semua bukti yang sudah aku dapatkan dari teman-temanku sebagian di tolak mentah-mentah dan dianggap remeh karena Mister X menganggapnya ketika mengambil barang tanpa izin merupakan hal yang remeh.

            Pada saat itu aku mulai atur strategi dengan cara diplomasi budaya. Aku mencoba menghubungi kerabat-kerabat Malaysiaku apakah Mister X ini merugikan?. Sebelum ku bertanya tentang hal ini, mereka bertanya terlebih dahulu tentang Mister X. “Apakah kalian tidak ada kehilangan apapun ketika bersama Mister X?”. Sontak diri ini terkejut dan berkata dalam hatiku masalah ini sudah mulai menyebar luas. Akhirnya aku ajak mereka untuk bekerjasama menuntaskan masalah ini dengan cara membuat surat pernyataan. Alhamdulillah karena kami memiliki budaya yang tidak jauh beda akhirnya dapat saling mengerti satu sama lain.

            Kami pun berusaha agar masalah ini tidak terdengar sampai kampus Negeri Jiran. Aku berusaha untuk meyakinkan ketua dari mereka bahwa masalah ini kita dapat selesaikan secara kekeluargaan. Alhamdulillah teman-teman Malaysia pun dapat mengerti dan mengikuti strategi pada malam itu. “Apakah kamu sudah merugikan teman-teman Malaysia? Ucap ku. Namun setelah tiga kali aku mencoba meyakinkannya hasilnya tetap Mister X tidak ingin mengakuinya. Dengan rancangan strategi yang sudah aku dan teman-teman Malaysia atur, yakni ketika dia tidak mengakuinya lagi maka langsung masuk semua teman-teman Malaysia dan mengklarifikasi semua masalah.

            Alhamdulillah dengan diplomasi budaya ini masalah tersebut dapat terselesaikan dengan memulangkan Mister X karena perilakunya yang sudah melampaui batas. Disini aku belajar bahwa setiap orang memiliki topeng yang berbeda-beda, maka yang jadi permasalahan bukan dari warna topengnya, namun makna dibalik topeng itu yang dapat kita ketahui setelah kita mengenalnya lebih dekat. Lalu bagaimana sikap kita ketika kita sudah mengetahui makna dibalik topeng itu?. Sikap kita adalah jadikanlah makna dibalik topeng itu sebagai cerminan kita untuk lebih baik lagi. Seperti makna dari topeng temenggung bila dikaitkan dengan pendekatan ajaran agama islam, dimana kita harus dapat memberikan kebaikan kepada sesama manusia, saling menghormati dan senantiasa mengembangkan Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh. Semoga kita menjadi orang yang selalu terus memperbaiki diri agar dapat bermanfaat. Amiin.

Referensi :

Hidayah, N. (2015). Sejarah Tari Topeng Cirebon. Academia, 1-2.